Google+ www.dadangjsn.blogspot.com Admin haturkan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya pada segenap Siswa-siswi, rekan-rekan Guru / Pendidik, Sahabat maupun Pengunjung secara umum lainnya. Kritik dan saran dari semua pihak sangat diharapkan demi perbaikan situs ini ke depan. Semoga semakin bermanfaat... Salam Edukasi...!
INFO TERUPDATE SEPUTAR DAPODIKDAS 2014-2015 DOWNLOAD BUKU GURU DAN BUKU SISWA KURIKULUM 2013 SD, SMP, DAN SMA EDISI REVISI BARU 2014 LENGKAP LOMBA PENDIDIKAN TAHUN 2014 TIPS & TRIKS SEPUTAR KOMPUTER DAN INTERNET SEHAT MATERI PELAJARAN JENJANG PENDIDIKAN SMP INFO PENTING SEPUTAR KURIKULUM 2013 DAFTAR ISI (SITE MAP) WEB MEDIA AKTUALISASI DIRI, SILATURAHMI, PENDIDIKAN, DAN INFORMASI MEDIA PEMBELAJARAN SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK DARI “SUDUNG BELAJA”, PORTAL E-LEARNING BTIKP DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAMBI PENDIDIKAN LALU LINTAS DIINTEGRASIKAN KE DALAM MATA PELAJARAN PPKN KURIKULUM 2013 MENDENGAR, MEMBACA, DAN DOWNLOAD MP3 / TEKS AYAT-AYAT SUCI AL-QUR'AN SERTA TERJEMAHAN BAHASA INDONESIA LENGKAP 30 JUZ

PERBAIKAN DATA SEKOLAH MELALUI OPERATOR DINAS PENDIDIKAN - PENJELASAN VERVAL PD BAGI SISWA YANG SUDAH LULUS & VERVAL PD KELAS 1 YANG BARU

Untuk memperbaiki kesalahan lokasi, alamat dan nama sekolah, Operator sekolah berkordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat dan melakukan VerValSP dan Wilayah.

Data PD yang sudah lulus pada tahun ajaran 2013/2014 tidak muncul karena datanya sudah ditarik oleh sekolah lanjutan masing-masing PD.

Sekolah yang tidak mendokumentasikan data VervalPD dan akan dilakukan penulisan Ijazah PD yang sudah lulus pada tahun ajaran 2013/2014, datanya bisa dilihat di pencarian NISN : http:.nisn.data.kemdikbud.go.id, atau berkordinasi dengan sekolah lanjutan masing-masing PD.

Data PD kelas 1 atau murid baru, yang sudah dientrikan melalui DAPODIKDAS dan belum muncul di vervalPD, ataupun data PD yang belum direstore ke lokal dikarenakan proses update antar server VervalPD dan DAPODIKDAS masih berlangsung.

Terimakasih atas perhatian dan kerja samanya. Salam Satu Data Berkualitas…!

Sumber : Bpk. Taufik Lone – Selasa, 16 September 2014

CARA MEMPUBLIKASIKAN / MENERBITKAN KARYA TULIS GRATIS SECARA ONLINE DI INTERNET

Ada berbagai cara ataupun alternatif untuk dapat mempublikasikan secara online karya tulis Anda, baik melalui media online maupun media cetak, namun di sini saya akan coba memberikan solusi bagi sebagian Rekan-rekan yang memiliki hobi menulis namun belum mendapatkan media tepat untuk mempublikasikan karya tulis tersebut.

Oleh karena itu, dapatkan kesempatan dan tempat yang tepat untuk mempublikasikan karya tulis dan artikel tentang pendidikan terbaik Anda melalui publikasi karya tulis online di www.dadangjsn.blogspot.com yang dalam setiap harinya dengan rata-rata page views pada situs ini lebih dari 30.000 PV dengan jumlah rata-rata pengunjung 10.000 s.d. 22.000 visitors setiap harinya, dan dalam beberapa hari, hingga tulisan ini dipublikasikan.

Melalui blog ini, izinkan saya pribadi untuk menyapa Anda semua, dan salam kenal untuk seluruh Sahabat maupun pengunjung web blog www.dadangjsn.blogspot.com, blog personal ini memang saya dedikasikan sebagai media pembelajaran, silaturahmi, dan informasi seputar pendidikan tentunya.

Mengingat, pada era globalisasi ini sering kita jumpai banyaknya isu-isu yang terus berkembang di masyarakat, tentu saja sebagian ada yang mendidik, dan sebagian lainnya cenderung destruktif bagi seluruh masyarakat khususnya bagi anak didik bangsa ini ke depannya. Dan berawal dari media online / internet.

Oleh karena itu dalam rangka ikut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cerdas pula, melalui artikel ini saya mengundang Sahabat-sahabat ataupun pengunjung yang ingin menampilkan karya tulisnya melalui media online / internet dapat mengirimkan artikel anda pada email saya di alamat email publikasikaryatulis@yahoo.com. Mari kita bersama-sama saling bersinergi dalam upaya perbaikan melalui karya-karya tulis yang konstruktif, aplikatif, dan efektif demi generasi-generasi muda bangsa yang terus lebih baik.

Pada intinya, saya akan menampilkan karya tulis dari Anda semua yang berhubungan dengan hal-hal sebagai berikut :

1.   Materi ajar dari guru-guru untuk seluruh jenjang pendidikan baik negeri maupun swasta.
2.      Metode, teknik, tips, maupun triks belajar maupun mengajar yang efektif.
3.      Opini seputar pendidikan dari seluruh lapisan masyarakat.
4.      Tutorial singkat mengenai optimalisasi pemanfaatan TIK.
5.      Penekanan keagamaan dan moral bagi peserta didik.
6.      Pengenalan profil sekolah beserta visi-misinya, untuk di wilayah NKRI.
7.      Kisah-kisah inspiratif pendidikan yang nyata.
8.      Cerpen, Puisi, Pantun, ataupun karya-karya siswa lainnya.
9.      Pengumuman dan informasi penting pendidikan.
10.    dan lain sebagainya.

Untuk tulisan-tulisan yang telah dikirimkan melalui email publikasikaryatulis@yahoo.com, lampirkan juga photo ataupun dokumen terkait beserta profil singkat Anda sebagai penulis. Setelah file karya tulis Anda beserta lampiran terkait berhasil terkirim via email publikasi karya tulis online di atas. Selanjutnya segera beritahu saya melalui :

1.      Komentar via Facebook atau komentar ID pada kolom komentar di bawah artikel ini.
2.      Inbox melalui akun Facebook Admin.

Berikut ini aturan-aturan umum serta cara pengiriman artikel yang akan ditampilkan / dipublikasikan online gratis di internet melalui www.dadangjsn.blogspot.com :

1.      Layanan penerbitan online karya tulis ini tidak dipungut biaya (gratis).
2.      Hak cipta tetap ada pada penulis artikel aslinya.
3.      Artikel / tulisan belum pernah dipublikasikan online.
4.      Jumlah pengiriman artikel tidak dibatasi.
5.      File artikel dalam format word, untuk proses editing (optimalisasi SEO).
6.      Jumlah maksimal tulisan dalam word sebanyak 3 lembar dengan ukuran kertas A4/F4 dan ukuran huruf 10 (Arial).
7.    Pengiriman artikel dapat disertai dengan pas photo penulis, maupun photo-photo lainnya yang berhubungan dengan tema tulisan.
8.   Pencantuman nama penulis (pengirim), profil singkat, ataupun photo penulis pada setiap artikel yang dipublikasikan, tergantung permintaan penulis asli (pengirim).
9.      Aturan-aturan umum ini akan terus diperbaiki apabila diperlukan, demi kebaikan kita semua.

Untuk selanjutnya, saya tunggu tulisan atau artikel dari karya tulis asli Anda, untuk segera dipublikasikan di web blog ini, dan semoga tulisan-tulisan Anda semua nanti benar-benar bermanfaat untuk semakin menambah jaringan silaturahmi sehingga bertambah pula kebaikan serta manfaat bagi kita semua. Amiin…

PUBLIKASI KARYA TULIS ONLINE "SURAT KECIL DARI ANAK RANTAU UNTUK AYAH DI KAMPUNG"

SURAT KECIL DARI RANTAU UNTUK AYAH DI KAMPUNG

Pekanbaru, 27 Pebruari 2014
Kepada yang luar biasa,
Ayah di kampung.

Bismillaahirrahmaanirrahiim.....

Assalaamu ‘Alaikum Wr. Wb.....

Sebelumnya ananda mendoakan semoga ayah di kampung senantiasa diberi Allah kesehatan dan umur panjang, agar suatu saat nanti kita bisa merasakan kebahagiaan hidup yang sesungguhnya. Di sudut malam ini, ku goreskan pena di lembaran putih dengan perasaan tidak menentu, ada perasaan bahagia karena aku bisa mencurahkan isi hati melalui surat kecil ini, ada juga perasaan terharu karena mengingat pengorbanan dan perjuangan ayah selama ini untukku.

Ayahku tercinta

Tahukah engkau, ini adalah surat cinta pertamaku, yang khusus aku persembahkan sebagai tanda cinta dan sayangku untukmu. Apakah ayah tahu juga, ketika menulis surat ini aku berusaha menahan linangan air mata, paling tidak sampai ku selesaikan tulisan ini. Tapi mata ini berontak, akhirnya air mata ku biarkan mengalir menganak sungai meluap melewati sudut mata.

Ayahku sayang

Engkaulah satu-satunya lelaki yang mencintaiku tanpa syarat, yang setia menjaga dan menuntunku tanpa mengenal kata lelah. Engkau yang mengingatkan ketika aku terlupa, engkau yang yang mensehati ketika aku tersalah dan engkaulah yang menghiburku diwaktu sedih.

Masih teringat jelas dalam rekaman ingatanku saat-saat indah dulu, saat adzan shubuh berkumandang, engkau selalu menuntunku tuk tunaikan kewajiban kepada tuhan, saat senja menyapa alam aku selalu duduk di pangkuanmu sembari mendengar lantunan ayat-ayat suci dari bibirmu, saat malam menjelang engkau selalu menemaniku dan menceritakan dongeng sampai aku terlelap lugu. Ayah, semua kenangan indah itu terasa baru saja berlalu dan masih tampak nyata dalam bingkai rinduku. aku yakin ayah juga masih mengingat hari-hari indah yang tak terlupakan itu.

Ayahku tercinta

Maafkan kenakalanku yang dulu, yang terlalu egois dan bertindak sesuka hati karena keinginanku yang tidak bisa ayah turuti. Di saat itu aku iri kepada teman-teman yang lain, ketika melihat mereka dibelikan mainan oleh ayahnya, di saat melihat mereka dimanjakan oleh kedua orangtuanya dan selalu menuruti apa yang mereka minta. Tapi sekarang telah aku sadari ayah, bahwa kehidupan kita tidak sama dengan mereka, yang orangtuanya adalah orang berdasi, sedangkan kita hanyalah gembel kehidupan yang selalu merajut asa tuk masa depan yang cerah.

Mungkin itulah sebabnya, ayah tidak bisa menuruti semua keinginanku yang berlebihan disaat itu. Sekali lagi maafkan anakmu yang nakal ini ayah, karena pada masa itu aku belum mengerti tentang arti sebuah kehidupan.

Ayahku sayang

Aku sangat mengagumi pengorbanan dan perjuanganmu yang dulu, setiap hari banting tulang di ladang harapan. Di pagi buta, ketika semua orang masih terlelap dalam buaian tidur, engkau sudah bersiap-siap menuju ladang harapan, dengan penuh asa engkau hentakkan kaki meninggalkan rumah, demi mencari sesuap nasi tuk penyambung nyawa di dalam kehidupan ini.

Ayahku tercinta...

Kini aku telah dewasa, sedang berusaha mengejar dan meraih cita-cita di rantau orang. ananda akan selalu bersungguh-sungguh dalam mengarungi lautan ilmu di sudut kota bertuah ini. Yah, tidak jarang pula badan ini bermandikan keringat untuk mencari uang sekolah ketika hari libur, karena ananda tidak mau menyusahkan ayah.Aku tidak mau menambah beban derita yang ada di pundak ayah. Yah, Aku ingin suatu saat nanti melihatmu tersenyum bahagia ketika melihat anaknya memakai toga diwaktu wisuda.

Hari ini telah aku buktikan yah, bahwa anak seorang buruh keidupan juga bisa merasakan bangku perkuliahan. Walaupun dulu semua orang kampung berkata kepadaku mustahil bisa sekolah tinggi, berkat motivasi dari ayah aku bisa menjadi manusia yang tegar dalam melewati semak belukar kehidupan.

Ayah, engkaulah idola di dalam hidupku, yang selalu memberi kekuatan di setiap waktu. Walaupun semua orang sedang mengidolakan Justin Bieber, akan tetapi tidak bagiku karena idolaku hanyalah ayah seorang, lelaki nomor satu dalam hidupku yang telah membuat aku menjadi manusia sesungguhnya. Aku bangga punya ayah yang sangat luar biasa.

Ayahku sayang

Ananda tahu, wajah ayah yang dulu kencang kini telah mulai mengeriput, rambut ayah yang dulu hitam kini telah menguban, disebabkan pergeseran masa dan perputaran waktu. Yah, aku tahu keringat ayah di kampung sedang menantikan keberhasilan anaknya. Terimakasih yah, atas semua perjuangan dan pengorbanan yang telah ayah persembahkan bagiku. Terakhir terucap salam cinta dan doa dari ananda yang sedang melayari samudera ilmu di rantau. Semoga ayah selalu dalam lindungan Allah dan diberikan kekuatan olehNya, agar suatu saat nanti kita bisa bertemu dan bisa merasakan kebahagiaan hidup bersama-sama.

Mustopa Kamal Btr

Anakmu tercinta.

BIODATA PENULIS
  
Nama    : Mustopa Kamal Btr

TTL       : Bange, 28 Oktober 1992

Pendidikan :
  • SD Negeri 147545 Bange.
  • MTs Negeri Siabu.
  • Pesantren Musthafawiyah Purbabaru, Kab. Madina-Sumut.
  • UIN Suska Riau (sedang belajar)


Motto Hidup: "Long life Education"

Fb: Mustopa Kamal Btr, Hp: 0877 6751 7060

Prestasi:

  • Juara 1 Cerdas Cermat Bhs. Indonesia (2005).
  • Juara 3 Siswa Berprestasi (2004).
  • Juara 3 Kesenian  Tor-tor Mandailing [grup] SD (2005) se-Kec. Bukit Malintang.
  • Juara 1 Cipta Puisi (2012).
  • Juara 3 Baca Puisi Se-Pesantren (2011).
  • Juara 3 Syarhil Qur’an MTQ se-Kab. Madina-Sumut (2012).
  • Harapan 2 Syarhil Qur’an Menyambut Tahun Baru Islam se-Kab. Madina (2012).
  • Juara 1 Syarhil Qur’an MTQ Pesantren (2013).
  • Juara 2 Pidato Bahasa Indonesia Pekan Olahraga dan Seni se-kab. Madina (2012).
  • Juara 3 Pidato Bahasa  Indonesia Ulang Tahun 1 Abad Pesantren Musthafawiyah se-Kab. Madina (2012).
  • Harapan 2 Pidato Bahasa Arab Ulang Tahun NU se-Kab. Madina (2012).
  • Harapan 2 Pidato Bahasa Arab MTQ Pesantren Musthafawiyah (2013).
  • Peserta Festival Nasyid se-Kab.Madina (2013).
  • Pemenang Lomba Surat untuk Rektor semarak ulang tahun ke-20 LPM Gagasan UIN Sultan Syarif Kasim Riau (Januari 2014).


DAFTAR PEMENANG GEBYAR TIK PROVINSI JAMBI 2014 KATEGORI LOMBA BLOG GURU DAN WEB SMP


Sebagai pengembangan dari ide-ide kreatifitas dari seluruh Rekan-rekan Guru / Pendidik khususnya dalam menambah khasanah media pembelajaran melalui media online internet. Mungkin blog guru maupun web sekolah jenjang SMP yang telah berhasil meraih 3 besar dalam ajang final antar kabupaten/kota se-provinsi Jambi 2014 dalam acara “Gebyar TIK Jambi 2014” yang telah terselenggara sukses di Jambi Town Square (Jamtos) dari tanggal 10 s.d. 12 September 2014 dapat menjadi referensi dalam pembuatan blog guru maupun web sekolah Anda.

Berikut daftar urutan pemenang untuk mata lomba blog guru se-provinsi Jambi 2014 :

Dan untuk daftar pemenang kategori lomba web sekolah tingkat SMP se-provinsi Jambi 2014:

Demikian share daftar pemenang pada babak final untuk kategori lomba blog guru dan web sekolah jenjang SMP, semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi serta menjadi penambah motivasi positif bagi kita semua… Amiin…

PERANGKAT / INSTRUMEN PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA GURU (PK GURU)

Perangkat yang harus digunakan oleh penilai untuk melaksanakan PK GURU agar diperoleh hasil penilaian yang obyektif, akurat, tepat, valid, dan dapat dipertanggung-jawabkan adalah:

1. PEDOMAN PK GURU

Pedoman PK GURU mengatur tentang tata cara penilaian dan norma-norma yang harus ditaati oleh penilai, guru yang dinilai, serta unsur lain yang terlibat dalam proses penilaian.

2. INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA

Instrumen penilaian kinerja yang relevan dengan tugas guru, terdiri dari:

a. Instrumen-1:

Pelaksanaan Pembelajaran untuk guru kelas/mata pelajaran (Lampiran 1);

b. Instrumen-2:

Pelaksanaan Pembimbingan untuk guru Bumbingan dan Konseling/Konselor (Lampiran 2); dan

c. Instrumen-3:

Pelaksanaan Tugas Tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah (Lampiran 3). Instrumen-3 terdiri dari beberapa instrumen terpisah sesuai dengan tugas tambahan yang diemban guru. Instrumen penilaian kinerja pelaksaaan pembelajaran atau pembimbingan terdiri dari:

1)   Lembar pernyataan kompetensi, indikator, dan cara menilai.

Lembar ini berisi daftar dan penjelasan tentang ranah kompetensi, kompetensi, dan indikator kinerja guru yang harus diukur melalui pengamatan dan pemantauan (Lampiran 1A atau Lampiran 2A).

2)   Format laporan dan evaluasi per kompetensi.

Format catatan dan evaluasi penilaian kinerja per kompetensi digunakan untuk mencatat semua hasil pengamatan dan pemantauan yang telah dilakukan, sebagai bukti pelaksanaan penilaian kinerja guru. Catatan ini harus dilengkapi dengan bukti-bukti fisik tertentu, misalnya dokumen pembelajaran dan penilaian, alat peraga dan media pembelajaran, atau dokumen lain yang menguatkan bukti kinerja guru.

Berdasarkan catatan hasil pengamatan dan pemantauan serta bukti fisik yang ada, penilai di sekolah memberikan skor 0, 1, 2, pada setiap indikator kinerja guru pada tabel yang disediakan. Persentase perolehan skor per kompetensi kemudian dikonversikan ke nilai 1, 2, 3, 4, (Lampiran 1B atau Lampiran 2B).

3)   Format rekap hasil PK GURU.

Nilai per kompetensi kemudian direkapitulasi ke format rekap hasil PK GURU untuk mendapatkan nilai total PK GURU (Lampiran 1C atau Lampiran 2C). Nilai inilah yang selanjutnya dikonversi ke skala nilai kinerja menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 untuk diperhitungkan sebagai perolehan angka kredit guru di tahun tersebut. Format rekap hasil PK GURU dipergunakan untuk merekapitulasi hasil PK GURU formatif dan sumatif.

Format ini juga dipergunakan untuk memantau kemajuan guru yang hasil PK GURU formatifnya mempunyai nilai di bawah standar (1 dan/atau 2), lihat panduan program PKB. Ketiga format rekap hasil PK GURU (formatif, sumatif, dan kemajuan) akan dipergunakan sebagai masukan untuk menyusun laporan kendali kinerja guru. Fomat rekap hasil PK GURU sumatif dipergunakan sebagai dasar penghitungan angka kredit bagi tim penilai jabatan fungsional guru di tingkat kabupaten/kota, provinsi, atau pusat sesuai kewenangannya.

4)   Format perhitungan angka kredit.

Setelah memperoleh nilai total PK GURU untuk pembelajaran, pembimbingan atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilai dapat melakukan perhitungan angka kredit. Perhitungan angka kredit hasil PK GURU dapat dilakukan di sekolah tetapi sifatnya hanya untuk keperluan estimasi perolehan angka kredit.

Bagi tim penilai di tingkat kabupaten/kota, angka kredit hasil perhitungan tim penilai tersebut akan dipergunakan sebagai dasar penetapan perolehan angka kredit guru (Lampiran 1D atau Lampiran 2D).

Instrumen penilaian kinerja pelaksaaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah (Lampiran 3) secara umum terdiri dari bagian-bagian berikut :

1) Petunjuk Penilaian

Petunjuk penilaian berisi penjelasan tentang cara menilai, teknik pengumpulan data, pemberian skor, penilai dan persyaratannya, pelaksanaan penilaian dan hasil penilaian. Petunjuk pengisian ini harus dipahami oleh para penilai kinerja guru dengan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.

2) Format Identitas Diri

Format ini harus diisi dengan identitas diri guru yang dinilai sesuai dengan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Selain itu, format ini juga perlu diisi dengan identitas penilai. Guru yang dinilai dan penilai harus menandatangani format identitas diri ini.

3) Format Penilaian Kinerja

Format ini terdiri dari beberapa tabel menurut banyaknya kompetensi yang akan dinilai sesuai dengan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang ditugaskan kepada guru. Setiap tabel berisi penjelasan tentang kriteria/indikator penilaian untuk masing-masing kompetensi, catatan bukti-bukti yang teridentifikasi selama penilaian, skor yang diberikan, perhitungan jumlah skor, skor rata-rata untuk setiap kompetensi, serta diskripsi penilaian kinerja yang dilakukan oleh penilai. Format ini diisi oleh penilai di sekolah sesuai dengan hasil pengamatan, wawancara, dan/atau studi dokumen yang dilakukan oleh penilai selama proses penilaian kinerja.

4) Format Rekapitulasi Penilaian Kinerja

Perolehan skor rata-rata untuk setiap kompetensi kemudian direkap oleh penilai pada format rekapitulasi penilaian kinerja. Skor rata-rata masing-masing kompetensi dicantumkan dan dijumlahkan dalam format tersebut untuk selanjutnya dikonversikan ke skala nilai 0 – 100 sesuai dengan Permenneg PAN & RB No. 16 Tahun 2009. Jika kedua penilai dan guru yang dinilai telah mencapai kesepakatan terhadap hasil penilaian, maka penilai dan guru yang dinilai harus menandatangani format rekapitulasi penilaian kinerja tersebut.

5) Format Tambahan

Dalam beberapa instrumen tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, terdapat beberapa format tambahan. Misalnya untuk penilaian kinerja guru dengan tugas tambahan sebagai kepala perpustakaan, memiliki format tambahan hasil penilaian dan rincian kegiatan guru sehubungan dengan tugas-tugas pengelolaan perpustakaan.

Format tambahan guru dengan tugas tambahan sebagai kepala laboratorium/bengkel dilengkapi dengan format pendalaman terhadap teman sejawat dan/atau peserta didik dari guru yang dinilai. Format tambahan ini berupa format-format yang harus diisi oleh penilai sesuai dengan data dan informasi yang diperolehnya.

3. LAPORAN KENDALI KINERJA GURU

Hasil PK GURU untuk masing-masing individu guru (guru pembelajaran, guru bimbingan dan konseling/konselor, maupun guru yang diberi tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah) kemudian direkap dalam format laporan kendali kinerja guru (Lampiran 4). Pada format ini dicantumkan hasil PK GURU formatif, sasaran nilai PK GURU yang akan dicapai setelah guru mengikuti proses PKB, dan hasil PK GURU sumatif untuk beberapa tahun ke depan.

Dengan demikian, kinerja guru akan dapat dipantau dan dapat diarahkan dalam upaya peningkatan kinerja guru yang bersangkutan agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik.

JUKNIS / PEDOMAN PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA GURU (PK GURU)

Guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas, fungsi, dan peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru yang profesional diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian.

Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat, bangsa dan negara, sebagian besar ditentukan oleh guru. Oleh sebab itu, profesi guru perlu dikembangkan secara terus menerus dan proporsional menurut jabatan fungsional guru. 

Selain itu, agar fungsi dan tugas yang melekat pada jabatan fungsional guru dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, maka diperlukan Penilaian Kinerja Guru (PK GURU) yang menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan.

Pelaksanaan PK GURU dimaksudkan bukan untuk menyulitkan guru, tetapi sebaliknya PK GURU dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang bermutu. Menemukan secara tepat tentang kegiatan guru di dalam kelas, dan membantu mereka untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, akan memberikan kontribusi secara langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan, sekaligus membantu pengembangan karir guru sebagai tenaga profesional.

Oleh karena itu, untuk meyakinkan bahwa setiap guru adalah seorang profesional di bidangnya dan sebagai penghargaan atas prestasi kerjanya, maka PK GURU harus dilakukan terhadap guru di semua satuan pendidikan formal yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Guru yang dimaksud tidak terbatas pada guru yang bekerja di satuan pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan Nasional, tetapi juga mencakup guru yang bekerja di satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.

Hasil PK GURU dapat dimanfaatkan untuk menyusun profil kinerja guru sebagai input dalam penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Hasil PK GURU juga merupakan dasar penetapan perolehan angka kredit guru dalam rangka pengembangan karir guru sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. 

Jika semua ini dapat dilaksanakan dengan baik dan obyektif, maka cita-cita pemerintah untuk menghasilkan ”insan yang cerdas komprehensif dan berdaya saing tinggi” lebih cepat direalisasikan.

Memperhatikan kondisi jabatan guru sebagai profesi dan kebijakan pemerintah dalam pengembangan profesi guru maka diperlukan pedoman pelaksanaan PK GURU yang menjelaskan tentang apa, mengapa, kapan, bagaimana dan oleh siapa PK GURU dilaksanakan. Penyusunan pedoman ini mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di atas sebagai acuan pelaksanaan PK GURU di sekolah untuk mempermudah proses penilaian.

Download / unduh selengkapnya Panduan Penilaian Kinerja Guru (PK Guru), silahkan klik pada links berikut… Semoga bermanfaat dan terimakasih…

PENGERTIAN, FUNGSI / TUJUAN, SYARAT DAN PRINSIP PENILAIAN KINERJA GURU (PK GURU)

A. Pengertian PK GURU

Menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009, PK GURU adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karir, kepangkatan, dan jabatannya. Pelaksanaan tugas utama guru tidak dapat dipisahkan dari kemampuan seorang guru dalam penguasaan pengetahuan, penerapan pengetahuan dan keterampilan, sebagai kompetensi yang dibutuhkan sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Penguasaan kompetensi dan penerapan pengetahuan serta keterampilan guru, sangat menentukan tercapainya kualitas proses pembelajaran atau pembimbingan peserta didik, dan pelaksanaan tugas tambahan yang relevan bagi sekolah/madrasah, khususnya bagi guru dengan tugas tambahan tersebut. Sistem PK GURU adalah sistem penilaian yang dirancang untuk mengidentifikasi kemampuan guru dalam melaksanakan tugasnya melalui pengukuran penguasaan kompetensi yang ditunjukkan dalam unjuk kerjanya.

Secara umum, PK GURU memiliki 2 fungsi utama sebagai berikut :

1.   Untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Dengan demikian, profil kinerja guru sebagai gambaran kekuatan dan kelemahan guru akan teridentifikasi dan dimaknai sebagai analisis kebutuhan atau audit keterampilan untuk setiap guru, yang dapat dipergunakan sebagai basis untuk merencanakan PKB.

2.   Untuk menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang dilakukannya pada tahun tersebut. Kegiatan penilaian kinerja dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari proses pengembangan karir dan promosi guru untuk kenaikan pangkat dan jabatan fungsionalnya.

Hasil PK GURU diharapkan dapat bermanfaat untuk menentukan berbagai kebijakan yang terkait dengan peningkatan mutu dan kinerja guru sebagai ujung tombak pelaksanaan proses pendidikan dalam menciptakan insan yang cerdas, komprehensif, dan berdaya saing tinggi. PK GURU merupakan acuan bagi sekolah/madrasah untuk menetapkan pengembangan karir dan promosi guru. Bagi guru, PK GURU merupakan pedoman untuk mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai dan merupakan sarana untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan individu dalam rangka memperbaiki kualitas kinerjanya.

PK GURU dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Khusus untuk kegiatan pembelajaran atau pembimbingan, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan

Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah dijabarkan menjadi kompetensi guru yang harus dapat ditunjukkan dan diamati dalam berbagai kegiatan, tindakan dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan. Sementara itu, untuk tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilaian kinerjanya dilakukan berdasarkan kompetensi tertentu sesuai dengan tugas tambahan yang dibebankan tersebut (misalnya; sebagai kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/madrasah, pengelola perpustakaan, dan sebagainya sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009).

B. Syarat Sistem PK GURU

Persyaratan penting dalam sistem PK GURU adalah:

1. Valid
Sistem PK GURU dikatakan valid bila aspek yang dinilai benar-benar mengukur komponen-komponen tugas guru dalam melaksanakan pembelajaran, pembimbingan, dan/atau tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.

2. Reliabel

Sistem PK GURU dikatakan reliabel atau mempunyai tingkat kepercayaan tinggi jika proses yang dilakukan memberikan hasil yang sama untuk seorang guru yang dinilai kinerjanya oleh siapapun dan kapan pun.

3. Praktis

Sistem PK GURU dikatakan praktis bila dapat dilakukan oleh siapapun dengan relatif mudah, dengan tingkat validitas dan reliabilitas yang sama dalam semua kondisi tanpa memerlukan persyaratan tambahan. Salah satu karakteristik dalam desain PK GURU adalah menggunakan cakupan kompetensi dan indikator kinerja yang sama bagi 4 (empat) jenjang jabatan fungsional guru (Guru Pertama, Guru Muda, Guru Madya, dan Guru Utama).

C. Prinsip Pelaksanaan PK GURU

Prinsip-prinsip utama dalam pelaksanaan PK GURU adalah sebagai berikut :

1. Berdasarkan ketentuan

PK GURU harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan mengacu pada peraturan yang berlaku.

2. Berdasarkan kinerja

Aspek yang dinilai dalam PK GURU adalah kinerja yang dapat diamati dan dipantau, yang dilakukan guru dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari, yaitu dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, pembimbingan, dan/atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.

3. Berlandaskan dokumen PK GURU

Penilai, guru yang dinilai, dan unsur yang terlibat dalam proses PK GURU harus memahami semua dokumen yang terkait dengan sistem PK GURU. Guru dan penilai harus memahami pernyataan kompetensi dan indikator kinerjanya secara utuh, sehingga keduanya mengetahui tentang aspek yang dinilai serta dasar dan kriteria yang digunakan dalam penilaian.

4. Dilaksanakan secara konsisten

PK GURU dilaksanakan secara teratur setiap tahun diawali dengan penilaian formatif di awal tahun dan penilaian sumatif di akhir tahun dengan memperhatikan hal-hal berikut :

a) Obyektif

Penilaian kinerja guru dilaksanakan secara obyektif sesuai dengan kondisi nyata guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

b) Adil

Penilai kinerja guru memberlakukan syarat, ketentuan, dan prosedur standar kepada semua guru yang dinilai.

c) Akuntabel

Hasil pelaksanaan penilaian kinerja guru dapat dipertanggungjawabkan.

d) Bermanfaat

Penilaian kinerja guru bermanfaat bagi guru dalam rangka peningkatan kualitas kinerjanya secara berkelanjutan dan sekaligus pengembangan karir profesinya.

e) Transparan

Proses penilaian kinerja guru memungkinkan bagi penilai, guru yang dinilai, dan pihak lain yang berkepentingan, untuk memperoleh akses informasi atas penyelenggaraan penilaian tersebut.

f) Praktis

Penilaian kinerja guru dapat dilaksanakan secara mudah tanpa mengabaikan prinsip-prinsip lainnya.

g) Berorientasi pada tujuan

Penilaian dilaksanakan dengan berorientasi pada tujuan yang telah ditetapkan.

h) Berorientasi pada proses

Penilaian kinerja guru tidak hanya terfokus pada hasil, namun juga perlu memperhatikan proses, yakni bagaimana guru dapat mencapai hasil tersebut.

i) Berkelanjutan

Penilaian kinerja guru dilaksanakan secara periodik, teratur, dan berlangsung secara terus menerus selama seseorang menjadi guru.

j) Rahasia

Hasil PK GURU hanya boleh diketahui oleh pihak-pihak terkait yang berkepentingan.

ASPEK YANG DINILAI DALAM PK GURU (PENILAIAN KINERJA GURU)

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Selain tugas utamanya tersebut, guru juga dimungkinkan memiliki tugas-tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.

Oleh karena itu, dalam penilaian kinerja guru beberapa subunsur yang perlu dinilai adalah sebagai berikut :

1.   Penilaian kinerja yang terkait dengan pelaksanaan proses pembelajaran bagi guru mata pelajaran atau guru kelas, meliputi kegiatan merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi dan menilai, menganalisis hasil penilaian, dan melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian dalam menerapkan 4 (empat) domain kompetensi yang harus dimiliki oleh guru sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Pengelolaan pembelajaran tersebut mensyaratkan guru menguasai 24 (dua puluh empat) kompetensi yang dikelompokkan ke dalam kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Untuk mempermudah penilaian dalam PK GURU, 24 (dua puluh empat) kompetensi tersebut dirangkum menjadi 14 (empat belas) kompetensi sebagaimana dipublikasikan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Rincian jumlah kompetensi tersebut diuraikan dalam Tabel 1. Kompetensi Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran


2.   Penilaian kinerja dalam melaksanakan proses pembimbingan bagi guru Bimbingan Konseling (BK)/Konselor meliputi kegiatan merencanakan dan melaksanakan pembimbingan, mengevaluasi dan menilai hasil bimbingan, menganalisis hasil evaluasi pembimbingan, dan melaksanakan tindak lanjut hasil pembimbingan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor terdapat 4 (empat) ranah kompetensi yang harus dimiliki oleh guru BK/Konselor.

Penilaian kinerja guru BK/konselor mengacu pada 4 domain kompetensi tersebut yang mencakup 17 (tujuh belas) kompetensi seperti diuraikan dalam Tabel 2. Kompetensi Guru Bimbingan Konseling/Konselor


3.   Kinerja yang terkait dengan pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Pelaksanaan tugas tambahan ini dikelompokkan menjadi 2, yaitu tugas tambahan yang mengurangi jam mengajar tatap muka dan yang tidak mengurangi jam mengajar tatap muka.

Tugas tambahan yang mengurangi jam mengajar tatap muka meliputi:

(1)  menjadi kepala sekolah/madrasah per tahun;
(2)  menjadi wakil kepala sekolah/madrasah per tahun;
(3)  menjadi ketua program keahlian/program studi atau yang sejenisnya;
(4)  menjadi kepala perpustakaan; atau
(5)  menjadi kepala laboratorium, bengkel, unit produksi, atau yang sejenisnya.

Tugas tambahan yang tidak mengurangi jam mengajar tatap muka dikelompokkan menjadi 2 juga, yaitu tugas tambahan minimal satu tahun (misalnya menjadi wali kelas, guru pembimbing program induksi, dan sejenisnya) dan tugas tambahan kurang dari satu tahun (misalnya menjadi pengawas penilaian dan evaluasi pembelajaran, penyusunan kurikulum, dan sejenisnya).

Penilaian kinerja guru dalam melaksanakan tugas tambahan yang mengurangai jam mengajar tatap muka dinilai dengan menggunakan instrumen khusus yang dirancang berdasarkan kompetensi yang dipersyaratkan untuk melaksanakan tugas tambahan tersebut. Rincian jumlah kompetensi dan jumlah indikator pelaksanaan tugas tambahan disampaikan dalam Tabel 3, 4, 5, 6, dan 7.

a) Tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah. 

Kompetensi kepala sekolah/madrasah


b) Tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah/madrasah

Kompetensi wakil kepala sekolah/madrasah


c) Tugas tambahan sebagai kepala perpustakaan

Kompetensi kepala perpustakaan

Jumlah kriteria ke empat kompetensi tersebut kemudian ditambahkan dengan banyaknya kriteria bidang tugas tertentu yang diampu oleh wakil kepala sekolah/madrasah yang bersangkutan

Contoh: jika seorang wakil kepala sekolah/madrasah mengampu bidang akademik, maka total kriteria penilaian kompetensinya adalah 29 + 5 = 34

d) Tugas tambahan sebagai kepala laboratorium/bengkel/sejenisnya

Kompetensi kepala laboratorium/bengkel/sejenisnya


e) Tugas tambahan sebagai ketua program keahlian

Kompetensi ketua program keahlian


Tugas tambahan lain yang tidak mengurangi jam mengajar guru dihargai langsung sebagai perolehan angka kredit sesuai ketentuan yang berlaku.

Referensi : Buku 2 - Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru

Share Artikel Ini

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More